Kharismaworld
#Protection

Antivirus Masa Depan: Teknologi Terbaru dalam Perlindungan Cyber

20 Agustus 2023

Ini adalah alt text pada gambar Blog

Jakarta, CNBC Indonesia - Windows Defender merupakan sebuah aplikasi antivirus bawaan Windows 8 dan 10. Walaupun cukup berguna untuk mengamankan komputer dari serangan virus berbahaya, tetapi nyatanya masih banyak yang ingin mematikan antivirus Windows 10 tersebut.

 

Keberadaan Windows Defender sering mengganggu karena acap kali aplikasi ini akan menghapus file dan aplikasi tidak berbahaya karena dianggap sebuah virus.

 

Selain itu, Windows Defender juga sering memunculkan pop-up yang membuat aktivitas Anda saat memakai komputer atau laptop menjadi terganggu.

 

Windows Defender juga sering memblok proses instalasi aplikasi dan game. Sehingga tidak ada cara lain selain mematikan permanen atau sementara antivirus Windows 10 tersebut.

 

Nah, jika Anda mengalami hal-hal tersebut, Mari simak cara mematikan antivirus Windows 10 secara sementara atau permanen di bawah ini!

 

Namun perlu ditekankan, bahwa jika Anda melakukannya, maka perangkat Anda mungkin akan rentan terhadap ancaman.

 

Cara Mematikan Antivirus Windows 10 Sementara

 

Keberadaan Windows Defender sering mengganggu karena acap kali aplikasi ini akan menghapus file dan aplikasi tidak berbahaya karena dianggap sebuah virus. Selain itu, Windows Defender juga sering memunculkan pop-up yang membuat aktivitas Anda saat memakai komputer atau laptop menjadi terganggu. Windows Defender juga sering memblok proses instalasi aplikasi dan game. Sehingga tidak ada cara lain selain mematikan permanen atau sementara antivirus Windows 10 tersebut. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mematikan proteksi antivirus Windows Defender untuk sementara waktu:

 

  • Pertama, pilih Mulai atau Start yang terletak di sudut kiri bawah layar komputer Anda
  • Lalu buka bagian pengaturan atau Setting di dalam Start
  • Kemudian, akan muncul jendela Pengaturan di layar Anda. Pilih pilihan "Update & Security"
  • Setelah jendela "Update & Security" terbuka, klik bagian "Windows Security" atau "Keamanan Windows"
  • Buka "Virus & Threat Protection" kemudian kelola Pengaturan atau Pengaturan Proteksi Ancaman di versi Windows 10 yang lama
  • Terakhir, alihkan Proteksi real-time ke Nonaktif untuk menonaktifkan Antivirus Windows 10 sementara.

 

Singkatnya, berikut cara mematikan antivirus Windows 10 sementara.

 

Pilih Mulai > Pengaturan > Update & Security > Keamanan Windows > Virus & Threat Protection > Kelola Pengaturan > alihkan Proteksi Real Time ke Nonaktif.

 

Cara Mematikan Antivirus Windows 10 Permanen

 

Jika Anda ingin menginstal antivirus lain, Anda harus mematikan Windows Defender secara permanen agar nantinya tidak bentrok.

 

Berikut adalah cara mematikan antivirus Windows 10 secara permanen:

 

  • Pertama, buka menu Mulai atau Start, kemudian pilih "Update & Security"
  • Buka pilihan "Windows Security" dan klik "Virus & Threat Protection"
  • Lalu pilih "Manage and Setting" pada bagian bawah Virus & Threat Protection Settings
  • Alihkan tombol yang "Aktif" menjadi "Tidak Aktif" untuk Real Time Protection, Cloud-Delivered Protection, dan Automatic Sample Submission.

 

Setelah melakukan langkah-langkah tadi, antivirus Windows 10 atau Windows Defender telah dimatikan secara permanen pada komputer atau laptop Anda.

 

Jika Anda ingin mengaktifkannya lagi, Anda tinggal mengalihkan tombol yang awalnya "Tidak Aktif" menjadi "Aktif".

 

Cara kedua yang dapat Anda lakukan yaitu dengan menggunakan Local Group Policy. Untuk membuka Group Policy Editor ada 3 metode yang bisa dipilih, yaitu:

 

  • Tekan Windows+R dan ketik gpedit.msc lalu enter
  • Tekan logo Windows dan ketik gpedit.msc
  • Melalui Command Prompt dan ketik gpedit.msc
  • Lalu setelah jendela Group Policy Editor terbuka, silakan masuk ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Defender > lalu cari Turn Off Windows Defender Antivirus
  • Klik dua kali pada Turn Off Windows Defender Antivirus
  • Pilih "Enable", "Apply", dan "Ok"
  • Terakhir, restart komputer Anda.

 

Jika Anda ingin mengaktifkan kembali Windows Defender, Anda tinggal pilih "Not Configured" di jendela Turn off Windows Defender Antivirus.

 

Bahaya Menonaktifkan Antivirus di Komputer atau Laptop

 

Meski antivirus sudah dinonaktifkan, ada kesempatan terjadi beberapa bahaya yang mungkin akan Anda temui jika melakukan hal tersebut.

 

Beberapa bahaya jika Anda menonaktifkan antivirus di komputer atau laptop diantaranya yaitu:

 

  • Virus dan Malware akan lebih mudah memasuki komputer dan merusak stabilitas komputer Anda
  • Beberapa software game dapat terganggu dan hilang tanpa sepengetahuan Anda
  • Lebih riskan terkena aksi Phising yang membuat seperti rekening, sandi, email, serta akun milik Anda dicuri orang lain

 

Karena beberapa kemungkinan bahaya tersebut, ada baiknya untuk lebih berhati-hati jika Anda ingin menonaktifkan aplikasi antivirus pada komputer atau laptop Anda. Semoga membantu.

 

Baca: Penyebab dan Cara Mengatasi Blue Screen di Windows 10


Related Article
<p>pengertian dan fungsi firewall mikrotik</p>

Konsep Dasar Firewall MikroTik dan Fungsinya pada Jaringan

11 Juni 2024

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, firewall artinya dinding api. Secara definisi, fire..


<p>virus dari vpn</p>

Bisakah Terserang Virus dari VPN? Ini Tips Aman Menggunakannya

19 Maret 2024

VPN (Virtual Private Network) adalah layanan yang memungkinkan Anda mengakses internet secara leb..