Cara Reset Laptop Windows ke Setelan Pabrik dengan Mudah

Cara Reset Laptop Windows ke Setelan Pabrik dengan Mudah

Apakah Anda berencana melakukan factory reset atau reset pabrik pada laptop Anda? Mengapa Anda melakukannya? Apakah ini karena serangan virus yang sulit dihilangkan? Cara reset laptop Windows memang kerap menjadi pilihan terakhir yang dipilih sebagai penanganan komputer terkena virus apabila dirasa cara lain tidak mempan.

Apabila Anda tidak punya waktu datang ke jasa servis laptop, tak perlu khawatir, sebab cara reset laptop Windows bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan mudah. Langsung saja, simak ulasannya di bawah ini!


Hal yang perlu diperhatikan saat reset laptop

Sebelum masuk ke cara reset laptop Windows ke setelan pabrik, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terlebih dahulu. Pertama-tama, Anda harus paham bahwa saat melakukan reset artinya sistem laptop Anda akan diformat ulang ke pengaturan awal pabrik. Dengan kata lain, laptop Anda akan kembali seperti baru lagi ketika dulu Anda membelinya.

Oleh sebab itu, ada baiknya sebelum Anda reset laptop, back up terlebih dahulu semua file penting di dalamnya, terutama di Drive C. Sebab, biasanya file sistem pada Drive C akan hilang setelah di reset. Anda dapat memanfaatkan harddisk eksternal atau cloud untuk media penyimpanannya.

Selain itu, Anda juga perlu menyimpan serial number, terutama pada program atau software yang berbayar. Ini penting untuk mengembalikan program setelah proses reset selesai.

Factory reset dapat Anda coba saat sistem mengalami banyak masalah, termasuk akibat serangan virus maupun malware. Selain itu, reset pabrik juga bisa mengatasi laptop yang lupa password.


Cara reset laptop Windows ke setelah pabrik

Nah, jika Anda sudah memastikan semua file ter-back up, berikutnya ikuti cara reset laptop Windows ke setelah pabrik berikut. Kali ini contohnya adalah pada Windows 10. Mungkin setiap versi Windows akan ada sedikit perbedaan, namun secara umum langkahnya sama.

  1. Tekan tombol Start Windows

  2. Buka Settings

  3. Pilih Update & Security

  4. Klik Recovery

  5. Pada bagian Recovery, Anda akan melihat Reset this PC, lalu klik Get Started

  6. Pilih opsi reset sesuai keinginan Anda, apakah ingin menghapus aplikasi dan pengaturan namun tetap menyimpan file atau menghapus semuanya termasuk file, aplikasi, dan pengaturan

  7. Jika sudah memilih, klik tombol Reset

  8. Maka sistem akan melakukan reboot

  9. Jika reset sudah selesai, biasanya sistem akan restart ulang secara otomatis


Perbedaan reset dan install ulang laptop

Mungkin jika dilihat dari fungsinya, reset dan install ulang sepertinya sama. Namun, apabila ditelaah lagi keduanya berbeda. Perbedaan tersebut antara lain:

Reset

  • Bisa mengembalikan laptop ke setelan pabrik tanpa CD maupun flashdisk bootable

  • Hanya memperbarui sistem, sedangkan OS nya tetap sama

  • Tidak perlu mempartisi ulang drive di laptop

  • Ada opsi tidak menghapus semua data

  • Bermanfaat untuk memperbaiki masalah sistem error, crash, aplikasi rusak, dan lain-lain

Instal ulang

  • Perlu perangkat seperti CD atau flashdisk bootable

  • Memperbarui sistem dan mengganti OS

  • Harus mempartisi ulang drive di laptop

  • Sistem, aplikasi, pengaturan, dan data akan hilang

  • Dilakukan apabila sistem operasi mengalami kerusakan atau laptop hang, dan sebagainya

Itulah cara reset laptop Windows ke setelan pabrik dengan mudah dan cepat. Bagaimana, mudah sekali bukan?

Lebih lanjut, jika Anda ingin laptop tidak rusak akibat serangan virus komputer, sebaiknya Anda segera memasang antivirus terbaik seperti McAfee Total Protection. Anda bisa membelinya secara resmi di  website Kharisma World, Shopee maupun Tokopedia.

Baca juga: Safe Mode Adalah: Definisi, Fungsi, Cara Masuk & Keluar