Mengenal Metasploit, Alat untuk Penetration Test yang Digunakan Para Profesional

Mengenal Metasploit, Alat untuk Penetration Test yang Digunakan Para Profesional

Sebagai salah satu langkah untuk menemukan kekurangan dan kerentanan sistem, diperlukan adanya penetration testing atau pengujian penetrasi. Dalam hal ini, Metasploit adalah alat yang biasa digunakan para profesional keamanan dan white hat hacker.

Lantas, apa itu Metasploit dan bagaimana cara kerjanya? Pada artikel berikut, Anda akan mendapatkan informasi lengkapnya. Jadi pastikan Anda menyimak sampai habis, ya.


Apa itu Metasploit?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa Metasploit adalah alat untuk melakukan penetration testing. Metasploit Framework biasa digunakan oleh white hat hacker untuk menyelidiki kerentanan sistem pada jaringan dan server.

Karena ini merupakan open-source framework, maka dapat dengan mudah disesuaikan dan digunakan dengan sebagian besar sistem operasi. Dengan Metasploit, pentester bisa menggunakan kode siap pakai atau custom dan memasukkannya ke dalam jaringan untuk menyelidiki titik lemah.

Metasploit adalah alat yang juga terkenal dengan anti-forensik dan evasion tools, beberapa di antaranya dibangun ke dalam Metasploit Framework.


Sejarah Metasploit

Sejarah Metasploit diawali pada tahun 2003. Metasploit adalah rancangan proyek yang dibuat oleh H.D. Moor. Metasploit sebagai alat jaringan portable dibangun menggunakan bahasa pemrograman Perl.

Metasploit ditulis ulang sepenuhnya menggunakan bahasa Ruby pada 2007. Kemudian, pada 2009 proyek Metasploit diakuisisi oleh Rapid7 dan framework mendapatkan popularitas sebagai alat keamanan informasi yang muncul untuk menguji kerentanan sistem komputer.


Tujuan Metasploit

Metasploit adalah alat yang ampuh digunakan oleh profesional keamanan jaringan untuk melakukan tes penetrasi, administrator sistem guna menguji instalasi patch, vendor produk untuk menerapkan pengujian regresi, dan insinyur keamanan di seluruh industri.

Secara umum, tujuan Metasploit adalah membantu pengguna mengidentifikasi di mana mereka paling mungkin menghadapi serangan hacker dan secara proaktif memperbaiki kelemahan tersebut sebelum dieksploitasi oleh peretas.


Siapa yang menggunakan Metasploit?

Karena cakupan aplikasi yang luas serta ketersediaan sumber terbuka, Metasploit bisa digunakan oleh semua orang, mulai dari pengembang pro hingga peretas sekalipun. Ini membantu siapa saja yang membutuhkan alat mudah dipasang dan ampuh dalam menyelesaikan pekerjaan terlepas dari platform maupun bahasa yang digunakan.

Perangkat lunak ini memang populer di kalangan hacker dan tersedia secara luas, yang memperkuat kebutuhan profesional keamanan untuk terbiasa mengenalnya meskipun mereka tidak menggunakannya.


Cara mengunduh dan menginstall Metasploit

Jika Anda menggunakan Kali Linux, maka Metasploit sudah diinstal sebelumnya di sistem Anda. Tapi Anda juga bisa mengunduhnya secara terpisah di situs web Metasploit. GitHub membantu Anda untuk mendownload serta menginstal Metasploit pada sistem Windows dan Linux. Ini tersedia dalam versi GUI, tapi Anda harus membayar untuk mendapat akses penuh ke versi Metasploit berlisensi.

Itulah informasi mengenai apa itu Metasploit, sejarah, tujuan, siapa yang menggunakan, hingga cara mengunduh dan menginstallnya. Untuk menjadi penguji penetrasi yang kredensial, Anda bisa mencari sertifikasi spesialis Metasploit pro online. Adapun nilai kelulusan yang dibutuhkan adalah 80 persen.

Sebelum ujian, Anda disarankan mengikuti pelatihan Metasploit serta mempunyai pengetahuan seputar sistem operasi Windows dan Linux, protokol jaringan, sistem manajemen kerentanan, hingga konsep pengujian pena dasar.

Baca juga: Celah Keamanan Google Chrome Terbaru dan Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Menanggulanginya