Apa itu Packet Sniffer? Ini Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Apa itu Packet Sniffer? Ini Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Semakin berkembangnya teknologi tentunya memberikan dampak positif serta negatif bagi user maupun dunia IT. Dampak positifnya, kini pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dan efisien. Sementara dampak negatifnya, individu maupun pemilik bisnis haruslah waspada sebab tindak kejahatan sniffing bisa saja terjadi.

Packet sniffer adalah pengumpul data yang digunakan untuk menyadap paket data dalam jaringan komputer. Jika Anda masih asing dengan istilah ini, simak penjelasan lebih lengkapnya dalam artikel berikut!


Apa itu packet sniffer?

Sebelum membahas packet sniffer, ada baiknya Anda memahami dulu istilah yang berkaitan dengannya, yaitu sniffing. Sniffing atau packet sniffing adalah teknik dimana data paket yang mengalir melalui jaringan terdeteksi dan diamati.

Administrator jaringan menggunakan alat packet sniffing guna memantau dan memvalidasi trafik jaringan. Sementara itu, peretas juga dapat menggunakan alat serupa untuk tujuan jahat.

Jadi, apa itu packet sniffer? Packet sniffer adalah disebut juga packet analyzer, protocol analyzer, atau network analyzer. Adapun pengertian packet sniffer adalah bagian dari hardware maupun software yang digunakan untuk memonitor trafik jaringan.

Packet sniffer dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu adapter jaringan yang menghubungkan sniffer ke jaringan yang ada, serta software yang menyediakan cara untuk mencatat, melihat, atau menganalisis data yang dikumpulkan oleh perangkat.

Definisi lainnya, packet sniffer adalah aplikasi atau alat yang membaca paket data yang melintasi jaringan di dalam lapisan Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).

Saat berada di tangan administrator jaringan, alat ini ‘mengendus’ trafik internet secara real-time, memantau data, yang bisa diinterpretasikan untuk mengevaluasi dan mendiagnosa masalah performance dalam server, jaringan, hubs dan aplikasi.

Ketika packet sniffing digunakan oleh peretas untuk melakukan pemantauan aktivitas internet yang tidak sah, administrator jaringan bisa menggunakan salah satu dari beberapa metode guna mendeteksi sniffer. Berbekal peringatan dini semacam inilah sehingga mereka dapat mengambil langkah untuk melindungi data dari sniffer ilegal.


Jenis packet sniffer

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa dua jenis utama packet sniffer adalah hardware dan software. Berikut penjelasannya.

Hardware packet sniffer

Hardware packet sniffer adalah dirancang untuk dihubungkan ke jaringan dan memeriksanya. Ini sangat berguna ketika mencoba melihat trafik segmen jaringan tertentu. Hardware packet sniffer menyimpan paket yang dikumpulkan atau meneruskannya ke kolektor yang mencatat data untuk dianalisis lebih lanjut.

Software packet sniffer

Merupakan packet sniffer yang saat ini banyak digunakan. Software packet sniffer mengumpulkan semua trafik yang mengalir melalui antarmuka jaringan fisik. Kemudian trafik tersebut dicatat dan digunakan sesuai dengan persyaratan software packet sniffing.


Cara kerja packet sniffing

Cara hacker menggunakan packet sniffing adalah sebagai berikut. Pertama, cara kerja paket adalah merubah antarmuka dan mengumpulkan semua paket data yang melalui jaringan yang sedang diawasi. Kemudian data tersebut dikonversi ke dalam data yang lebih mudah dipahami. Setelah itu, data akan dianalisis ke dalam blok-blok protokol berdasarkan sumber transmisi data. Terakhir, hacker akan mengambil data tersebut.


Cara melindungi jaringan dari sniffer ilegal

Ada beberapa langkah yang dapat diambil oleh organisasi untuk melindungi jaringan dari aktivitas sniffing ilegal, meliputi:

  • Pastikan mengakses website dengan protokol HTTPS

  • Gunakan koneksi VPN terpercaya

  • Hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik

  • Waspada email phishing dan situs web palsu

Itu dia hal-hal yang perlu Anda pahami tentang packet sniffer hingga cara melindungi jaringan darinya. Selain hal-hal di atas, cara ampuh agar jaringan Anda terhindar dari praktik sniffing ilegal adalah dengan menggunakan perangkat lunak antivirus yang tangguh dan terpercaya, seperti McAfee Total Protection. Cek info selengkapnya.

Baca juga: Mengenal Ransomware Bad Rabbit yang Berasal dari Rusia