Backlink Adalah: Pengertian, Risiko, dan Cara Mengelolanya

Backlink Adalah: Pengertian, Risiko, dan Cara Mengelolanya

Jika Anda adalah seorang pengelola website, Anda pasti familiar dengan istilah backlink. Pasalnya hal ini sedikit banyak berpengaruh pada trafik website Anda. Kalaupun bukan pengelola website, ada baiknya mengetahui istilah ini lebih jauh karena bisa jadi berguna untuk menjaga keamanan Anda saat berselancar di internet. 


Pengertian Backlink 

Backlink adalah URL atau tautan dari website lain yang ketika diklik oleh pengguna akan mengarahkan mereka ke halaman spesifik di website yang kita kelola. Backlink bagaikan 2 mata uang, bisa berguna dan juga bisa merugikan sebuah website. 

Backlink adalah alat yang berguna jika dikelola secara tepat. Backlink yang datang dari website-website bermutu akan membuat website kita tampak kredibel di mata Google, sehingga rankingnya akan naik. Jumlah kunjungan yang datang ke website juga dipastikan akan naik. 

Sebaliknya, backlink bisa jadi merugikan apabila datang dari website yang tak semestinya. Misalnya website judi atau website lain yang kualitasnya rendah. Bisa jadi website yang sudah susah payah Anda kelola akan dianggap sama nilainya dengan website-website tersebut. 


Mengapa Anda Perlu Berhati-Hati dengan Backlink 

Sebagai pengguna internet yang terbiasa mencari berbagai informasi dengan bantuan Google, Anda harus berhati-hati terhadap keberadaan backlink. Jika Anda menemukan tautan di laman web yang sedang Anda baca, jangan langsung membukanya begitu saja.

Anda harus mengintip terlebih dahulu kemana backlink tersebut akan membawa Anda. Cara mengintipnya cukup mudah. Cukup arahkan kursor ke backlink tersebut tanpa mengkliknya. Setelah itu, lihat ke pojok kiri bawah layar Anda. Anda akan melihat link dari website yang akan dituju. 

Jika alamat backlink terlihat mencurigakan, sebaiknya Anda tidak mengkliknya. Bisa jadi backlink tersebut mengarahkan Anda ke website yang mengandung virus atau yang menjadi sarana pencurian data. 


Ciri-Ciri Backlink yang Berbahaya 

Ini dia beberapa ciri-ciri backlink berbahaya yang harus Anda hindari

URL Tidak HTTPS 

Jika saat dibuka ternyata alamat backlink belum HTTPS, sebaiknya Anda langsung menutupnya. HTTPS sendiri merupakan protokol keamanan yang memastikan semua aktivitas di dalam website tersebut terenkripsi dan aman. Sementara jika belum HTTPS ada kemungkinan data Anda akan dicuri. 

Membedakan website https dan non https sangat mudah. Semua akan terlihat secara langsung di box URL yang ada di bagian atas.

Website Memiliki Terlalu Banyak Iklan 

Keberadaan iklan di suatu website merupakan hal yang wajar karena itu bisa mendatangkan keuntungan bagi pemilik website. Namun jika keberadaan iklannya berlebihan, hal tersebut patut dicurigai. Bisa jadi iklan-iklan tersebut merupakan iklan phising. 

Jadi, jika backlink adalah sesuatu yang mengarahkan Anda ke website yang mengandung terlalu banyak iklan senaiknya langsung Anda tinggalkan. 

Website Memiliki Terlalu Banyak Redirection Loop

Redirection adalah suatu kondisi ketika alamat website yang Anda tuju malah mengalahkan Anda secara otomatis ke website lain. Hal tersebut harus diwaspadai karena Anda tak tahu keamanan dari website yang dituju. 

Salah satu cara untuk memastikan keamanan Anda saat browsing dan mengakses backlink adalah dengan memasang antivirus di laptop Anda. Dapatkan antivirus terbaik dari McAfee sekarang juga.

Baca juga: Cara Melihat Aplikasi yang Terhubung dengan Akun Google